Artikel Terbaru
Home » Berita » Kebersamaan warga masyarakat dan Pemerintah Desa di festival wong gunung
Kebersamaan warga masyarakat dan Pemerintah Desa di festival wong gunung
Kepala Desa Clekatakan dan putri desa clekatakan

Kebersamaan warga masyarakat dan Pemerintah Desa di festival wong gunung

Clekatakan.desa.id – Puncak acara festival wong gunung yang diadakan di kecamatan pulosari, dihadiri oleh ribuan pengunjung dari semua wilayah di kabupaten pemalang, namun tidak sedikit juga terlihat wisatawan dari daerah lain.

Warga masyarakat desa clekatakan juga banyak yang menghadiri acara puncak, hampir separuh dari jumlah warga masyarakat yang ada di desa clekatakan, turut serta hadir guna memeriahkan acara. Mengawal lima armada pembawa gunungan sayur, masyarakat desa sangat bersuka cita di puncak acara festival wong gunung.

Terlihat  banyak yang berfoto ria, dengan rombongan pembawa gunungan sayur, sesampai di lokasi acara, gunungan sayur yang tadinya di bawa dengan menggunakan kendaraan bermotor, diganti dengan tandu oleh rombongan dari masing-masing dusun.

gunungan sayur

Rombongan pembawa tandu gunungan sayur

Hal yang membuat gunungan sayur semakin menarik adalah, rombongan yang membawa tandu gunungan sayur, semuanya menggunakan pakaian adat jawa, dan penampilan mereka merupakan gabungan dari adat jawa dan masyarakat jaman now. 😀

Tandu gunungan itu menggambarkan penghargaan kepada hasil bumi pertanian di Desa Clekatakan, rombongan tandu gunungan pun tidak memperhitungkan beban yang dibawa, mereka terlihat asyik walau sebenarnya beban yang mereka tandu tidaklah ringan.

Kepuasan tersendiri bagi rombongan pembawa tandu, saat gunungan yang mereka bawa menjadi rebutan dari para pengunjung, lelah mereka terbayarkan dengan senyum dan tawa pengunjung saat berebut gunungan sayur.

Tandu gunungan itupun menggambarkan rasa kebersamaan masyarakat desa clekatakan, sebagai simbol, bahwa majunya suatu desa adalah dengan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong warga masyarakat dengan pemerintah desa, seperti visi desa clekatakan “Sengkuyung mbangun desa” dengan menyingkirkan ego masing-masing, demi tercapainya desa yang Gemah ripah lohjinawi. (Semoga).

Tulis Komentar